Keberhasilan Izan Guevara menutup musim Moto2™ 2025 dengan gemilang berbuntut hadiah yang tak kalah spektakuler. Pembalap muda BLU CRU Pramac Yamaha itu mendapat kesempatan langka yang diidamkan banyak rider profesional: menjajal Yamaha YZR-M1 2025, motor prototipe yang digunakan di kelas premier MotoGP™. Kesempatan emas tersebut ia dapatkan dalam tes privat Yamaha di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Rabu (19/11).
Momen itu menjadi tonggak penting bagi karier Guevara, yang bahkan baru beberapa hari sebelumnya merayakan kemenangan pertamanya di Moto2 pada Grand Prix Valencia. Dan kini, ia resmi mencicipi motor pabrikan Yamaha yang terkenal agresif namun halus dalam pengendalian.
Hadiah dari Sebuah Taruhan
Kesempatan berharga ini sebenarnya bukan hadir begitu saja. Guevara memenangkan sebuah taruhan kecil namun berdampak besar bersama pihak Pramac Yamaha. Sang pembalap muda dijanjikan satu hal, jika ia mampu memenangi seri terakhir musim 2025, ia akan diizinkan menguji motor MotoGP dalam tes privat.
Guevara menjawab tantangan itu dengan sempurna. Ia menang impresif di GP Valencia, sekaligus menutup musim dengan catatan positif sebelum menandatangani perpanjangan kontraknya bersama Yamaha untuk musim Moto2 2026.
Janji pun ditepati. Beberapa hari setelah kemenangannya, Guevara akhirnya memacu Yamaha YZR-M1 2025, mesin Inline-4 yang dikenal memiliki akselerasi brutal namun stabil di tikungan.
“Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan”
Bagi seorang pembalap muda yang baru beberapa tahun lalu menjadi Juara Dunia Moto3 2022, mengendarai motor MotoGP adalah pengalaman yang jarang datang dua kali. Guevara tidak menyembunyikan rasa emosinya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Yamaha karena telah memberi saya kesempatan untuk mencoba M1. Mengendarai motor MotoGP adalah cita-cita bagi siapa pun yang ingin menjadi pembalap profesional, dan bisa merasakan pengalaman ini sungguh seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Guevara.
Sebelum turun ke lintasan, ia menjalani briefing singkat bersama teknisi tim Jack Miller. Mereka menjelaskan cara kerja sistem pengereman, kontrol akselerasi, dan karakteristik keseluruhan YZR-M1—termasuk bagaimana motor merespons input kecil rider.
Tak butuh waktu lama hingga Guevara memahami bahwa M1 adalah “binatang berbeda”.
“Akselerasinya luar biasa. Bahkan sebelum saya mengganti gigi, saya bisa merasakan tenaganya masih melimpah. Sensasi di tikungan juga luar biasa, motor ini halus, presisi, dan mudah dikendalikan. Tapi saat di trek lurus, barulah saya benar-benar sadar sebesar apa tenaga yang dimilikinya.”
Setelah menyelesaikan beberapa putaran, wajahnya sulit disembunyikan dari rasa puas.
“Saya sangat bersenang-senang! Terima kasih kepada Yamaha dan kepada Jack yang meminjamkan motor serta krunya kepada saya.”
Adaptasi Cepat yang Mengejutkan Tim
Direktur Tim BLU CRU Pramac Yamaha Moto2, Gino Borsoi, mengaku terpukau dengan performa Guevara pada tes tersebut. Ia menjadi pembalap pertama dari program BLU CRU yang diberi kesempatan menjajal motor MotoGP.
“Ia menyelesaikan dua run, masing-masing lima lap, dan menunjukkan betapa cepat ia beradaptasi,” kata Borsoi. “Cara ia mengatur titik pengereman sangat matang, seolah sudah pernah mengendarainya sebelumnya.”
Menurut Borsoi, taruhan yang dibuatnya beberapa pekan sebelumnya di Malaysia bertujuan mendorong motivasi Guevara. Ia tahu perkembangan sang pembalap meningkat pesat pada paruh kedua musim, namun tidak menyangka ia akan menuntaskan tantangan tersebut.
“Saya berjanji bahwa jika ia menang satu balapan sebelum akhir musim, ia akan mendapat kesempatan mengikuti tes privat MotoGP. Setelah ia menang di Valencia, hadiah itu pun kami berikan. Semoga pengalaman ini membuatnya semakin termotivasi menuju musim 2026.”
Jalan Panjang Menuju MotoGP
Meski pengalaman ini terasa manis, Guevara tahu betul bahwa MotoGP masih berada beberapa langkah di depan. Namun kesempatan ini jelas memberi gambaran baginya mengenai level yang harus dicapai untuk naik kelas.
Tes privat singkat ini bukan sekadar hadiah, tetapi juga sinyal kuat akan kepercayaan Yamaha terhadap masa depan Guevara. Konsistensinya di Moto2, ditambah kemampuan adaptasi cepat pada prototipe MotoGP, membuat namanya mulai dipertimbangkan sebagai salah satu talenta masa depan Yamaha.
Sementara itu, Guevara kini menatap fokus berikutnya, pembukaan GP Thailand kelas Moto2 yang dijadwalkan berlangsung 27 Februari – 1 Maret 2026. Dengan motivasi baru dan energi besar dari pengalaman luar biasa ini, ia siap memulai musim dengan ambisi yang kian menguat.
Leave a Comment